Beberapa Pertanda Anda Salah Memilih Anggota DPR
Pemilu 2009 kian mendekat. Perhelatan (katanya) demokrasi yang paling akbar di Indonesia ini tak pelak lagi akan menjadi salah satu faktor yang menentukan nasib bangsa ini. Saya pun berharap pemilu 2009 akan membawa perubahan bangsa yang berarti pada arah yang lebih baik. Mau tak mau, harus bisa! Presiden, anggota MPR, DPR, DPRD, dan DPD akan dipilih langsung oleh rakyat Indonesia. Oh, tunggu… Anggota DPR… ya, dengan beberapa skandal yang melibatkan anggota DPR akhir-akhir ini, nampaknya kita harus lebih jeli lagi dalam memilih Wakil Rakyat (Kita) Yang Terhormat ini. Daripada merumuskan bagaimana tanda-tanda kalau anggota DPR pilihan kita itu tepat, agaknya saya lebih tertarik dengan indikator kegagalan anggota DPR. Tenang saja, Bapak-Ibu yang terhormat… ini semua hanya dalam konteks main-main..jadi jangan penjarakan saya ya, oke?
Rambu Kuning Anda Salah Memilih Anggota DPR
- Semakin banyak kasus korupsi yang melibatkan Anggota DPR
- Semakin banyak pula material pornografi yang ada label “anggota DPR”-nya
- Bapak-Ibu yang terhormat semakin sering tertidur saat rapat
- Adu jotos antar sesama Anggota Dewan Yang Terhormat terjadi semakin sering
- Tiap tahun Anggota DPR minta dibelikan laptop baru (yang paling canggih pula, padahal saya yakin cuma dipakai untuk main solitaire sama ngetik-ngetik sedikit)
- “Anggota DPR” sudah menjadi ungkapan untuk orang yang makan gaji buta
- Di akhir masa jabatan, Anggota Dewan Yang Terhormat membawa pulang fasilitas negara yang diberikan padanya
Rambu Merah Anda Salah Memilih Anggota DPR
- Setelah memikirkan jarak pulang-pergi antara Rasuna Said dengan Gedung DPR, KPK akhirnya memutuskan untuk membuka kantor cabang di Senayan
- Sudah ada kategori “Anggota DPR” dalam situs-situs porno di internet
- Kursi nan empuk di ruang sidang sudah diganti dengan spring bed
- Di salah satu pojokan ruang sidang sudah dipersiapkan ring tinju. Daripada bikin gaduh, katanya
- Di Mangga Dua sudah ada perusahaan jual-beli laptop yang dimiliki oleh Anggota Dewan Yang Terhormat
- Orang memakai “Anggota DPR” sebagai hinaan. Kalau sudah begini, yang dihina biasanya akan menangis meraung-raung
- Di akhir masa jabatannya, Anggota Dewan Yang Terhormat meminta bagian saham atas Republik Indonesia
Nah, adakah yang bersedia menambahkan?
Tag: DPR, Humor, Pemilu 2009Radix Juniardi Hidayat, 20 tahun, masih belajar menjadi manusia, masih pusing kuliah, belum kapok-kapok berkemahasiswaan di usia yang sudah tidak muda lagi, doyan Beatles, dan (alhamdulillah) masih rajin sholat. masih suka menulis yang aneh-aneh di http://radixhidayat.net











Koruptor Nyaris Punah!
Kiat Jitu Menguasai Dunia (Belajar dari Yahudi)
Balada Anak Haram






Menjelang pemilu, banyak politisi dan calon politisi yang memanfaatkan situs jejaring sosial macam blog dan facebook. Ada apa ini, ada apa ini, ada apa ini. :mrgreen:
yah, semoga saja ini bukan trend sesaat (mengutip dari pakar kita–eh, saya salah kutip gak ya? :P)
hehehe,, lucu juga,,,
bikin sendiri dix?
hebat hebat,,,
@Kasyfi: secara umum, tulisan saya banyak terpengaruh oleh gaya penulisan mas Isman… tetapi semua isinya memang hasil pemikiran sendiri :D:D:D
8. Ketika membaca tulisan ini anggota DPR malah senyum-senyum sendiri
@yandhie: jangan sampai yang baca terispirasi untuk melakukannya lah….gila….