Berbicara Cinta
Banyak yang bilang cinta adalah hal yang paling tidak logis di dunia. Tetapi saya berani bilang bahwa cinta adalah satu-satunya hal logis di dunia ini.
Penasaran?
Coba tanyakan pada pegawai yang rajin bekerja dari pagi hingga sore. Tanyakan apa alasan dia bekerja begitu rajin. Karena keluarga kah? Ya, dia cinta keluarga. Demi mencapai kepuasan batin kah? Ya, dia cinta pada dirinya sendiri. Coba tanyakan pula pada atlet yang berjuang membela negara ke kancah Olimpiade ataupun kejuaraan lainnya. Tanyakan apa yang mau membuatnya latihan rutin tiap hari. Demi bangsa dan negara kah? Ya, dia cinta bangsa dan negaranya.
2 kasus di atas adalah contoh yang sejak awal memang sudah logis. Berikutnya, kita coba yang agak absurd sedikit. Kenapa Tuan X korupsi? Mungkin karena istrinya ingin perhiasan atau mobil baru. Duh, dia memang sayang sekali dengan istrinya, sehingga diberikanlah apa yang istrinya minta. Oh, mungkin juga karena anak-anaknya sudah waktunya mendapat pendidikan yang memadai, yang tidak ada di negeri ini. Demi masa depan anak, mau tak mau dia harus diberangkatkan ke luar negeri untuk mendapat pendidikan terbaik. Semua itu pasti butuh biaya. Oh, rupanya Tuan X sedang diserahi tugas menganggarkan pembelian fasilitas multimedia baru untuk pengembangan daerah terpencil. Sedikit putar otak, didapatlah cara yang (agak) brilian. Dia mencari rekanan yang memberikan harga termurah, lalu anggaran untuk fasilitas multimedia itu dia naikkan “sedikit”. Yang penting tidak mencurigakan saja. Jadilah, daerah terpencil itu mendapatkan fasilitas multimedia (agak murahan sih, tapi mendingan daripada tidak ada). Jadilah pula, Tuan X mendapatkan uang yang dibutuhkannya untuk membelikan istrinya perhiasan dan menyekolahkan anaknya ke luar negeri. Tapi, itu kan dosa, Tuan X! Tak apa-apa, ucap Tuan X. Dia lalu menambahkan, Demi istri dan anak, jadi setan pun saya rela. Demi cinta pada istri dan anaknya.
Begitulah. Cinta adalah satu-satunya hal yang logis. Hal yang membuat semuanya logis.
Kalau ada yang berpendapat lain, silakan mengisi kolom komentar di bawah ini. Mari kita berdiskusi, dari hati ke hati. Semua komentar yang membangun dipersilakan :)Gambar milik { B a r c a,,Tag: Cinta, Korupsi
entrepreneur being, beatles lover, coffee addict, novice traveler, bicycler, keen on to play with his mind, loves to create things and enjoy quality time with people. a man on mission. and mostly, a human being.
5 Comments
Trackbacks & Pingbacks
-
Cinta Melulu | Tabula Rasa
[...] pria-wanita itulah yang membikin saya emoh untuk membuka kuping saya terhadapnya. Bosan. Memang, saya tidak memungkiri bahwa cinta adalah salah satu causa prima, tetapi kenapa orang-orang di major label itu hanya menyempitkan cinta pada sebatas hubungan cinta [...]











Hancurkan Cetakannya: Jawaban Nyeleneh, Aksi Mencontek, dan Pendidikan
The Future of Water-Cooler Effect






Saya jadi ingat akan quote dari The Dark Knight:
“Because he’s the hero Gotham deserves, but not the one it needs right now…and so we’ll hunt him, because he can take it. Because he’s not a hero. He’s a silent guardian, a watchful protector…a dark knight. ” (diucapkan komisaris Gordon di akhir film)
Mencintai itu adalah memberi tanpa berharap akan mendapatkan balasannya… Seperti Batman yang menjaga kota Gotham karena dia mencintai kota tersebut. Tanpa mendapat balasan maupun apresiasi yang baik dari warga kota itu dia tetap menjadi penjaganya… Tanpa harus menjadi seorang pahlawan…
Begitulah…
Mencintai itu terkadang sakit… Tapi cinta tanpa rasa sakit bukan lah perjuangan…seperti sayur tanpa garam (halah ngomong apa gue ini)…
Btw dix, gue ga setuju tentang cerita koruptor yang melakukan korupsi demi cinta… Kalo dia benar-benar mencintai anak istrinya mestinya dia mikir masa depan anak istrinya kalau dia dipenjara. Mencintai juga berarti berpikir panjang ke depan akan orang yang dia cintai. Sedngkan koruptor adalah orang yang terbawa nafsu pribadinya untuk mendapat kekayaan sesaat. Dia hanya cinta pada dirinya sendiri…
@Yandi: itu kan salah satu contoh…contoh yg gw kasih itu orang yang berpandangan sempit, sehingga dia hanya memikirkan (mencintai) untuk jangka pendek saja…
tapi tetap, orang itu melakukannya karena cinta :D
jadi inget kata si andi ft 04,,,
kalo ngomongin cinta ni,, blm pas ni,,, blm enak kalo belum nyebutin quote terhebat sepanjang masa,,
“cinta,, deritanya tiada akhir,, (cu fat kai, temennya monkey king dan si biksu untuk ekspedisi ke barat mencari kitab suci)
@Kasyfi: hahahaha!! gw lupa nyantumin itu!!!
dasar babi yang kena kutuk untuk menjalani 500 kehidupan cinta…. ^_^