Balada Anak Haram
Ah, betapa malangnya nasibmu, Anak Haram… Atas perbuatan yang dilakukan kedua orangtuamu, maka terukirlah gelar “Haram” pada namamu. Atas dosa ayah-ibumu, kamu akan dicerca oleh orang-orang. Atas dosa yang tidak pernah kau lakukan, maka kamu akan dihujat. Mereka akan menganggapmu sampah, menyamakanmu dengan binatang, bahkan mungkin lebih rendah dari itu.
Kenapa kau ikut menanggung dosa orangtuamu? Salah apakah dirimu?
Padahal, seharusnya setiap anak terlahir ke dunia tanpa dosa, kan?
Gambar milik azemTag: Anak Haram
Radix Juniardi Hidayat, 20 tahun, masih belajar menjadi manusia, masih pusing kuliah, belum kapok-kapok berkemahasiswaan di usia yang sudah tidak muda lagi, doyan Beatles, dan (alhamdulillah) masih rajin sholat. masih suka menulis yang aneh-aneh di http://radixhidayat.net










Koruptor Nyaris Punah!
Kiat Jitu Menguasai Dunia (Belajar dari Yahudi)
Ternyata Arti Kata “Sekolah” Adalah…..







yang haram tuh bukan anaknya, tapi kelakuan, bapak n ibunya, slam kenal bro.
@Hendra:
benar sekali, tapi pantaskah karena kelakuan orangtuanya, si anak akan menanggung nama seolah-olah dia melakukan dosa yang tidak pernah dia perbuat?
stop penggunaan kata “anak haram”!!!
Ah, malangnya nasib anak manis yang fotonya nampang di entry ini… :(
*kabur sebelum disate*
@Gun: Foto anak manis itu tidak ada sangkut-pautnya dengan isi postingan kok…cuma untuk penarik massa saja :D
Orang2 laen juga pada gitu sih
Liat anak yg lahir tanpa ikatan perkawinan, dicerca dan dijauhi. Lalu orang yang mengidap HIV juga
Heran2, apa yang bikin mereka ngerasa lebih baik dari yang mereka cerca huh? Contoh Oprah Winfrey yang lahir tanpa melalui ikatan pernikahan tapi sukses
Salam kenal
itulah… orang masih terlalu memandang “darimana seseorang berasal”, bukannya “seperti apa dia sekarang”…..
ah bingung. terlalu banal….
jadi inget,, kasus buku rapor anak sma seBandung yg ada kolom anak haram di biodata murid itu pas angkatan lo ya??
semua anak itu terlahir suci..
masyarakatnya aja yang sinting..
giliran anaknya mau nikah muda gak boleh,, dilarang.. nunggu mapan..
pas udah kejadian aja,, baru dinikahin diem2..
Salah apa ya anak yang kayak gitu?
ada yang baru lahir dah kena HIV,,
ada yang baru lahir dah ditaro di keranjang sampah,,,
ada yang baru lahir terus kena gizi buruk…
ada yang lahir dari orangtua yang gak mampu terus hidup melarat,,,,,
dan ada yang lahir dengan sendok perak di mulutnya,,,
Kita harus mendefinisikan kembali kata Keadilan,, atau memang keadilan itu nggak ada?
numpang nge-link ah,,
http://kasyfisme.wordpress.com/2008/11/01/adil/
ini yang aku alamin… **cuma mau share cerita**
ingatan yang aku punya dan masih bisa sedikit-sedikit aku kumpulin pas aku umur 6thn
itu disaat kedua orang tua aku cerai.. saat itu aku cukup hancur menghadapi kenyataan hidup.. papah adalah orang yang deket sama hidup aku tapi papah ngga mau mengasuh aku dan akhirnya mamah yang mengasuh aku, 3bulan setelah perceraian mamah melahirkan adikku.. bisa di bilang karena adanya perceraian dan menjadi seorang ibu tanpa bantuan suami bikin mamah menganggap aku yang udah sekolah ngga perlu di kasih perhatian lebih.. 1thn kemudian mamah nikah sama orang lain.. semakin terpojoklah aku,,
saat SMP dan SMA aku berusaha cari perhatian orang tua aku dengan jadi anak baik-baik ngga pernah macem-macem.. tapi mereka tetep ngga memperhatikan aku.. bisa di bilang aku besar tanpa bantuan dan pengaruh orang tua..
sampe akhirnya 1minggu yang lalu ada sodara jauh yang sms aku dan bilang aku ini anak haram.. ibu aku ngga mau mengakuinya, akhirnya aku diem-diem tanya ke budeku.. dan dia mengatakan yang sebenarnya dan benar aku adalah benih yang ada sebelum orang tuaku resmi menikah..
semakin jelas hidup aku sekarang.. kenapa aku ga pernah di perhatikan lebih oleh orang tuaku.. mungkin mereka berharap kedatangan ku ngga ada…
shock ngga ketahan sekarang hampir tiap malem ga bisa tidur nangis mikirin diri aku.. sampe saat ini banyak yang jadi pertanyaan aku..
apakah anak haram memang tidak di perbolehkan bahagia??
selalu di perlakukan berbeda di banding anak-anak lainnya?? padahal anak-anak yang dilahirkan setelah pernikahan belum tentu mereka menjadi anak yang baik…
dan apakah aku sebagai anak haram ini harus menanggung kejahatan yang telah di lakukan oleh orang tuaku dulu??
sampe sekarang aku masih ga habis pikir.. kenapa orang menilai atas apa yang ga pernah aku lakuin.. aku adalah korban tapi kenapa mereka memperlakukanku seakan aku ini yang melakukan kesalahan..
hiks hiks hiks