Tabula Rasa

16 Fakta Tentang Radix

Baiklah, karena ulah Shinta yang iseng-iseng nge-tag saya, maka jadilah saya menulis 16 fakta tentang saya…

Rules :
1. Once you’ve been tagged, you are supposed to write a note with 16 random things, facts, habits, or goals about you.
2. At the end, choose 16 people to be tagged.
3. You have to tag the person who tagged you.
4. If I tagged you, it’s because I want to know more about you.

Maka, bersiap-siaplah kawan-kawan, handai taulan, karib kerabat, maupun penggemar Saya di seluruh pelosok dunia, inilah sedikit fakta tentang saya…

1. Anak bungsu, lahir Jumat, 10 Juni 1988 di Rumah Sakit Bungsu, Bandung, saat Azan Jumat dengan nama lengkap Radix Juniardi Hidayat. ‘Radix’ adalah bahasa Latin untuk ‘akar’, ‘Juniardi’ adalah untuk mencantumkan bulan kelahiran saya (biar ulangtahun saya diingat terus), dan ‘Hidayat’ adalah ‘Yang tercerahkan’, pemberian nenek paternal saya.

2. Sudah merengek-rengek minta disekolahkan saat berumur 4 tahun, maka saya pun dimasukkan ke TK dan setahun kemudian sudah dimasukkan ke SD. Jadilah, saya menjadi yang paling muda di antara teman-teman seangkatan yang rata-rata lahir pada tahun 1987.

3. Jangkung-kurus (tebakan terakhir, tinggi saya 175 cm lebih). Anehnya, hingga kelas 1 SMA tinggi saya hanya sekisaran 160 cm, namun melonjak drastis saat menapak ke kelas 2 SMA dan terus bertambah, bahkan hingga sekarang ini.

4. Penggemar-berat-Beatles-era-pasca-Rubber-Soul. Jangan salah, banyak yang suka The Beatles tetapi hanya Beatles yang berambut moptop dan berseragam rapi jali. Saya sih lebih suka Beatles ketika mereka mundur dari kehidupan selebritisnya dan mendedikasikan diri mereka menjadi musisi sejati dan menciptakan banyak lagu-lagu sinting, aneh, absurd, namun menjadikan nama mereka abadi.

5. Anti mainstream.  Ini sih pilihan pribadi. Entah kenapa, saya selalu enek dengan istilah “mengikuti arus”, ngekor, niru-niru, copycat, dll. Yang paling kelihatan adalah di selera muasik saya. Saya lebih suka musik yang di mata orang aneh, daripada harus menyimak Kangen Band, ST-12, D’Massiv, dll. Lebih baik menciptakan gaya dan trend sendiri.

6. (Nyaris) 20 tahun menjomblo. Untungnya gara-gara ada Kaca, saya tidak memecahkan rekor 20 tahun hidup menjomblo. Makasih sa, sayang :X

7. Suka banget dengan sejarah, terutama yang berkaitan dengan Romawi, Ottoman, dan peperangan abad pertengahan

8. Penyuka kucing sejati. Kucing bagi saya adalah makhluk yang sangat lucu (tergantung kucingnya), imut (tergantung kucingnya), anggun (tergantung kucingnya), dan tidak suka berak sembarangan (tentu saja, tergantung kucingnya)

9. Karakter heroine favorit: Tsukamoto Yakumo di School Rumble, Nico Robin di One Piece, Yukishiro Tomoe di Rurouni Kenshin, dan Bastila Shan di Star Wars: Knights of the Old Republic

10. Retrospektif, terutama pada hal yang berbau klasik, setting film noir, dan gaya generasi kembang

11. Tidak suka potongan baju yang terlalu ketat ataupun yang terlalu longgar. Bagi saya, ukuran baju haruslah tepat dengan ukuran badan. Sayangnya, postur tubuh saya yang jangkung-kurus ini membuat saya kerap kesulitan saat memilih baju, karena kalau tidak terlalu longgar, kemungkinan lainnya adalah terlalu pendek.

12. Dual personality. Terkadang cuek, terkadang perhatian. Di suatu saat penyabar, lain waktu bisa tanpa toleransi. Pendiam, tetapi cerewet.

13. Nickname di internet yang sering dipakai: augustus, siegfried, radix, radixhidayat

14. Suka memberi nama pada barang-barang pribadi. Laptop saya namai Icarus, sepeda saya namai Asfaloth, ponsel saya namai Balmung, dan Baleno 2005 saya namai Yakumo

15. Tidak suka musik lokal, apalagi ditambah dengan fakta bahwa kebanyakan musisi lokal sekarang cuma punya satu jenis lagu: lagu-cinta-menye-menye-yang-super-cengeng. Sedikit dari musisi lokal yang saya kagumi adalah SORE, Efek Rumah Kaca, Zeke and the Po Po, dan Iwan Fals.

16. Tidak bisa menulis yang panjang-panjang, tidak bisa ‘ngebacot’, dan jujur saja: saya malas menulis post ini :P

Mari Berbagi
  • Facebook
  • del.icio.us
  • Digg
  • MySpace
  • Google
  • StumbleUpon
  • Live
  • E-mail this story to a friend!
  • Furl
  • Tumblr
Tag: ,

Radix Juniardi Hidayat, 20 tahun, masih belajar menjadi manusia, masih pusing kuliah, belum kapok-kapok berkemahasiswaan di usia yang sudah tidak muda lagi, doyan Beatles, dan (alhamdulillah) masih rajin sholat. masih suka menulis yang aneh-aneh di http://radixhidayat.net

3 Comments

  1. kalo responsnya bagus ntar gw lanjutin deh…

  2. ahh,,,

    kok saya bisa baca sampe akhir yah?

    eh comment dong di webku,,

    biar beragam yang ngasi komen

    kamu males menulis ini? saya juga males membacanya… -___-’

    semangka!

  3. @kasyfi: maksudmu bisa baca sampe akhir itu apa nih? -_-

Leave a Reply