Tabula Rasa

Archive for January, 2009

Kiat Jitu Menguasai Dunia (Belajar dari Yahudi)

Daripada sibuk mencari pekerjaan yang cocok dengan REG<spasi>PRIMBON, atau tebak-tebak peruntungan dengan REG<spasi>MAMA, atau lebih parahnya iseng-iseng colok-colok berhadiah untuk Indonesian Idol dengan REG<spasi>RADIX (cuih, sejak kapan saya bisa nyanyi), mendingan belajar cara menguasai dunia dari Yahudi. Mereka lah penguasa dunia yang sesungguhnya.

Tag: , | Lanjut baca

Berubah!

Bukan, saya bukan mau bercerita tentang bagaimana kisah sepak terjang Kotaro Minami aka Kamen Rider Black dalam menumpas kejahatan. Saya cuma ingin bercerita tentang ‘mantra’ yang selalu diucapkan sang jagoan kita sebelum dia menumpas kejahatan: Berubah!

Kita tentu ingin dapat mengubah sesuatu agar sesuai dengan keinginan kita, bahkan kalau perlu sampai mengubah dunia. Namun, kadangkala kita terlalu bernafsu untuk mengubah hal-hal yang besar tanpa terlebih dahulu mengubah diri sendiri. Untuk lebih jelasnya, mari kita pertama-tama lihat isu-isu yang hangat dibicarakan akhir-akhir ini:

Tag: , , | Lanjut baca

Reformasi Marian

Reformasi Marian bisa dikatakan sebagai salah satu kejadian paling penting dalam sejarah Republik Roma. Reformasi yang dipelopori oleh Gaius Marius pada 107 SM ini adalah reformasi militer di mana setiap warga negara Roma dapat menjadi tentara dan negara wajib membiayai kebutuhannya. Reformasi ini melahirkan konsepĀ standing army pertama di dunia yang menjadi salah satu kunci keberhasilan militer Republik Roma.

Tag: , , | Lanjut baca

Berkumpul Kembali

Sudah lama tak ketemu, akhirnya kemarin (2/1) kita berkumpul kembali, di tempat kenangan: Jalan Belitung no 8, SMA 5 Bandung, dalam reuni 3D V’05. Saya, Mprat, Bagus, Igan, Ipim, Monca, Chika, Riva, Santi, Phia, Iwa, Dewi, dan Randi. Reunian diawali dengan sesi foto di seputaran SMA 5, lalu dilanjutkan dengan makan bersama di Boemi Joglo, [...]

Tag: , | Lanjut baca

Tahun Baru Ini…

Berbeda dengan malam tahun baru sebelumnya, malam tahun baru ini saya lewatkan dengan terbaring lemas di kasur. Karena demam, pusing, lesu, dan sebagainya. Mungkin karena akumulasi satu semester kurang tidur. Tak pelak, pukul 9.30 saya sudah roboh tertidur, dan hanya menikmati detik pergantian tahun sembari terlelap

Tag: , | Lanjut baca