Tabula Rasa

Tahun Baru Ini…

Berbeda dengan malam tahun baru sebelumnya, malam tahun baru ini saya lewatkan dengan terbaring lemas di kasur. Karena demam, pusing, lesu, dan sebagainya. Mungkin karena akumulasi satu semester kurang tidur. Tak pelak, pukul 9.30 saya sudah roboh tertidur, dan hanya menikmati detik pergantian tahun sembari terlelap

Tapi biarlah.

Karena saya sudah merasakan perayaan tahun baru yang ‘umum’, maka tidak ada salahnya kita merayakan tahun baru di alam mimpi. Karena saya sudah melewatkan tahun baru dengan berbagai macam cara: kumpul bersama kawan-kawan, nonton kembangapi di gasibu, begadang semalaman menikmati siaran tahunbaru di TV, bahkan hingga beronde-ronde CS di game center terdekat pun pernah. Jadi yasudahlah, mari kita hitung detik-detik pergantian tahun bersama imajinasi gelombang otak, bersama mata yang berputar-putar tak keruan, dan menikmati bidadari mimpi.

Terakhir, saya mau bilang: Selamat Tahun Baru 2009! (ups, tidak lupa juga, Selamat Tahun Baru 1430H!) Semoga tahun ini merupakan tahun yang dipenuhi keberkahan, diliputi rasa optimis, dan dipenuhi dengan keberuntungan!

foto oleh Grundlepuck
Mari Berbagi
  • Facebook
  • del.icio.us
  • Digg
  • MySpace
  • Google
  • StumbleUpon
  • Live
  • E-mail this story to a friend!
  • Furl
  • Tumblr
Tag: ,

Radix Juniardi Hidayat, 20 tahun, masih belajar menjadi manusia, masih pusing kuliah, belum kapok-kapok berkemahasiswaan di usia yang sudah tidak muda lagi, doyan Beatles, dan (alhamdulillah) masih rajin sholat. masih suka menulis yang aneh-aneh di http://radixhidayat.net

2 Comments

  1. Tahun baru tidaklah beda dengan hari-hari biasa, cuma bedanya jalan2 penuh sesak dengan kerumunan orang dan berjibun kendaraan. he..he.., salam……………..

  2. @BBC: semoga tahun ini lebih baik dari tahun kmaren….

    oya, gw udah ikut lomba blognya tuh :))

Leave a Reply